
Penulis : Ahmad Fauzi
Program Studi : Pendidikan Agama Islam (PAI)
Angkatan : 2020
Institusi : Institut Agama Islam Persis Bandung
Sebagai mahasiswa IAI Persis Bandung, kami menyadari bahwa kampus bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter. Salah satu wujud nyata dari karakter tersebut adalah kesadaran menjaga kebersihan lingkungan kampus.
Kampus yang bersih menciptakan suasana belajar yang nyaman, sehat, dan kondusif. Ketika ruang kelas, halaman, masjid, dan fasilitas umum terjaga kebersihannya, proses belajar mengajar menjadi lebih fokus dan bermakna. Kebersihan bukan semata tugas petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab seluruh civitas akademika, terutama mahasiswa sebagai pengguna utama lingkungan kampus.
Sebagai mahasiswa, kami percaya bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari nilai keislaman. Islam mengajarkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Maka, membuang sampah pada tempatnya, menjaga toilet tetap bersih, serta merawat fasilitas kampus adalah bentuk pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Kesadaran akan kampus bersih juga mencerminkan kedewasaan berpikir mahasiswa. Mahasiswa yang peduli lingkungan menunjukkan bahwa ia tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan tanggung jawab moral. Kampus yang bersih akan membentuk citra positif, baik bagi mahasiswa sendiri maupun bagi institusi di mata masyarakat.
Kami berharap budaya kampus bersih di IAI Persis Bandung tidak berhenti pada slogan, tetapi menjadi kebiasaan dan komitmen bersama. Dengan kesadaran kolektif, kampus dapat menjadi tempat yang nyaman, asri, dan mencerminkan nilai-nilai keilmuan serta keislaman yang luhur.
Kampus bersih dimulai dari diri sendiri. Dari langkah kecil itulah, perubahan besar akan tercipta.
Versi cetak
9 April 2026

28 Februari 2026

25 Februari 2026

24 Februari 2026

14 Februari 2026