
Bandung, Senin, 15 Juni 2026 — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam akan menyelenggarakan kegiatan Gebyar PAI 2026 pada 16–19 Juni 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Sinergitas Mahasiswa PAI melalui Kegiatan Edukatif, Kreatif, dan Kompetitif dalam Menanamkan Semangat Kolaborasi, Sportivitas, dan Responsivitas.”
Gebyar PAI merupakan salah satu agenda kemahasiswaan yang sebelumnya dilaksanakan secara kolaboratif antara HMPS Pendidikan Agama Islam (PAI) dan HMPS Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Namun, pada tahun ini, dengan semangat pembaruan dan penguatan identitas keprodian, HMPS PAI menggelar Gebyar PAI 2026 secara mandiri. Langkah ini menjadi bentuk komitmen HMPS PAI dalam menghadirkan ruang pengembangan potensi mahasiswa yang lebih terarah sesuai dengan karakter, kebutuhan, dan profil lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa PAI dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya pada kegiatan perlombaan yang berkaitan dengan pengembangan potensi akademik, keprodian, minat, dan bakat mahasiswa. Melalui Gebyar PAI 2026, mahasiswa diharapkan tidak hanya aktif mengikuti kegiatan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kolaborasi, sportivitas, kreativitas, dan responsivitas.
Ketua Pelaksana Gebyar PAI 2026, Ali Rayadi, mahasiswa semester 6, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan diri bagi mahasiswa PAI. Menurutnya, Gebyar PAI bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana membangun kesadaran mahasiswa untuk lebih aktif dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh kampus maupun HMPS.
“Dengan adanya kegiatan ini, semoga mahasiswa PAI mampu lebih sadar dan peduli terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh kampus ataupun HMPS. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk melatih kesiapan mahasiswa dalam mengikuti berbagai perlombaan keprodian,” ujar Ali Rayadi.
Adapun cabang lomba yang akan diselenggarakan dalam Gebyar PAI 2026 meliputi futsal, badminton, media pembelajaran, microteaching, menyanyi, panahan, tahfidz, dan pidato. Beragam cabang lomba tersebut dirancang untuk mengakomodasi potensi mahasiswa PAI, baik dalam bidang olahraga, seni, keagamaan, maupun keterampilan pedagogik.
Ketua HMPS PAI, Khotim Tufail Al Zaki, menyampaikan bahwa Gebyar PAI tahun ini hadir dengan formula baru. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya melanjutkan tradisi yang sudah ada, tetapi juga menghadirkan unsur-unsur baru yang lebih relevan dengan profil lulusan PAI.
“Harapannya, formula baru Gebyar PAI ini bukan hanya melanjutkan kultur yang sudah berjalan, tetapi juga menambah hal-hal baru, terutama yang berkaitan dengan profil lulusan PAI. Lulusan PAI tidak hanya diarahkan menjadi guru, tetapi juga dapat mengembangkan berbagai potensi lain yang dimiliki,” ungkap Khotim.
Melalui Gebyar PAI 2026, mahasiswa diharapkan mampu memperkuat solidaritas, meningkatkan kapasitas diri, serta menampilkan potensi terbaiknya dalam berbagai bidang. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi HMPS PAI untuk menegaskan perannya sebagai wadah pengembangan mahasiswa yang edukatif, kreatif, kompetitif, dan relevan dengan kebutuhan lulusan PAI masa kini.
Versi cetak
15 Juni 2026

3 Juni 2026

25 Mei 2026

18 Mei 2026

9 April 2026