
Bandung – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam (IAI) Persis Bandung kembali menggelar Kongres ke-13 pada Jum’at–Sabtu, 12–13 September 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Komitmen Kepemimpinan Progresif yang Demokratis Kolektif dalam Bingkai Nilai Islam.”
Kongres BEM merupakan forum tertinggi dalam organisasi mahasiswa di tingkat institut. Agenda ini menjadi wadah evaluasi kepengurusan, penyampaian laporan pertanggungjawaban, serta pemilihan kepemimpinan baru yang akan melanjutkan estafet perjuangan mahasiswa IAI Persis Bandung.
Dalam sambutannya, Presiden Mahasiswa (Presma) IAI Persis Bandung, Naza Arifa, menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat lebih objektif dalam menilai kinerja BEM hari ini. Menurutnya, kritik dan masukan yang konstruktif sangat dibutuhkan demi memperbaiki kualitas organisasi mahasiswa ke depan.
“Saya berharap mahasiswa bisa lebih objektif dalam menilai BEM, karena semua yang dijalankan tentu bertujuan untuk kemajuan bersama. Untuk kepemimpinan BEM selanjutnya, semoga bisa dipimpin oleh mahasiswa yang berintegritas, bertanggung jawab, serta mampu melanjutkan tren positif dari kepengurusan sebelumnya,” ungkap Naza Arifa.
Sementara itu, Ketua Panitia Kongres XIII, Fikri, menjelaskan bahwa pelaksanaan kongres pada tanggal 12–13 September merupakan hasil kesepakatan bersama antara panitia kongres dan seluruh mahasiswa yang diwakili oleh tiap Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) di IAI Persis Bandung. Tema yang dipilih, lanjutnya, didasarkan pada situasi aktual sekaligus harapan mahasiswa agar kepemimpinan BEM ke depan bisa berjalan secara demokratis-kolektif, namun tetap berlandaskan pada nilai-nilai keislaman.
“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh mahasiswa yang hadir serta ikut menyukseskan acara Kongres XIII. Panitia juga memohon maaf kepada mahasiswa IAI Persis Bandung yang tidak bisa seluruhnya dilibatkan dalam kongres kali ini,” jelas Fikri.
Terkait calon presiden mahasiswa, Fikri menegaskan bahwa panitia tidak memiliki data khusus mengenai siapa saja yang akan maju. Hal ini, katanya, sesuai kultur kongres sebelumnya, di mana calon presiden mahasiswa biasanya muncul saat tiap HMPS mengusulkan nama dalam sidang pleno.
Kegiatan kongres berlangsung khidmat dan demokratis, melibatkan berbagai elemen mahasiswa serta perwakilan organisasi internal kampus. Dengan semangat kolektif, forum ini diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan progresif yang tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.
Kongres ke-13 BEM IAI Persis Bandung ini bukan hanya momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga upaya memperkuat komitmen mahasiswa dalam membangun peradaban kampus yang berdaya, berintegritas, dan berorientasi pada kemajuan umat.
Penulis : Humas IAI Persis Bandung

3 Juni 2026

25 Mei 2026

18 Mei 2026

9 April 2026

28 Februari 2026